Teori Kepribadian Timur

Makalah Psikologi Kepribadian

TEORI KEPRIBADIAN ABHIDHAMMA

Abhidhamma telah berkembang 15 abad yang lalu, merupakan wawasan-wawasan dari budha Gautama. Buddhisme sendiri berkembang menjadi beberapa aliran yaitu Mahayana dan hinayana.

.   A.  UNSUR-UNSUR KEPRIBADIAN

            Dalam abhidhamma kata “kepribadian “ serupa dengan konsep atta atau diri (self) menurut konsep barat, menurut adbhidamma tidak ada diri yang bersifat kekal atau abadi , benar-benar kekal, yang ada hanyalah sekumpulan proses impersonal yang timbul dan menghilang, yang nampak sebagai kepribadian terbentuk dari perpaduan antara proses –proses impersonal ini, apa yang nampak sebagai diri tidak lain adalah bagian keseluruhan jumlah bagian-bagian tubuh yakni pikiran, penginderaan, hawa nafsu, dsb. Satu-satunya benang bersenimbungan atau bersambung –menyambung dalam jiwa adalah bhava yakni kesinambungan kesadaran diri waktu ke waktu.

Setiap momen yang berturut-turut dalam kesadaran manusia ,dibentuk oleh momen sebelumnya, dan pada gilirannya akan menentukan momen-momen yang berikutnya. Bhavalah yang menghubungkan momen kesadaran yang satu dengan momen kesadaran berikutnya, jadi semua proses kejiwaan manusia itu berkesinambungan.

            Menurut abhidahmma, bahwa kepribadian manusia itu sama seperti sungai memiliki bentuk yang tetap, seolah-olah satu identitas ,walaupun tidak setetes air pun tidak berubah seperti pada momen sebelumnya.dalam pandangan ini “ tidak ada aktor terlepas dari aksi, tidak ada orang yang mengamati terlepas dari persepsi ,tidak ada subjek sadar dibalik kesadaran” (dalam kata-kata Buddha ,samyutta –nikaya ,1972,135:hall,p.237”)

Yang menjadi fokus study psikologi abhidhamma ada