Category Archives: KULIAH TIBK

Kuliah ke 5

Selamat Malam ^_^
Lama tidak membuka Blog ini, saya akan membagi apa saja yang saya pelajari dimata kuliah Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling pada pertemuan kira-kira ke 5. Pada kesempatan kali ini kita diajarin membuat laporan individual prestasi belajar atau yang lebih dikenal dengan raport, membuat raport ini susah susah gampang bagi kita yang masih pemula, tetapi apabila sudah tau rumusnya atau caranya maka membuat laporan seperti ini tidak terlalu susah namun tetap membuatuhkan kesabaran dan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan. Kegunaan pembuatan laporan individual ini adalah mengetahui perkembangan belajar siswa, dan mengetahui mata pelajaran yang yang kurang dikuasai oleh siswa sehingga memudahkan guru untuk melakukan tindakan lanjut dalam mengatasi masalah siswa tersebut.
Berikut adalah garis besar dari cara membuat laporan individual hasil belajar :
1. Masukkan data nilai siswa, kemudian carilah jumlah skor, rata-rata tiap siswa, peringkat siswa, keterangan lulus dan tidak lulusnya, peta masalah, rata-rata setiap mata pelajaran, rata-rata kelas, nilai tertinggi dan terendahnya, dan standar deviasi. Agar lebih mudah dimengerti maka berilah warna seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

1

2. Langkah selanjutnya adalah membuat grafik untuk tiap-tiap mata pelajaran, tampak seperti pada gambar.

2

3. Langkah terakhir yaitu membuat laporan individu prestasi belajar dengan menggunakan rumus VLOOKUP dan IF. Hasilnya tampak seperti gambar dengan hasil seperti ini maka dapat diketahui dengan mudah mata pelajaran yang kurang dikuasai siswa maupun hasil belajar siswa secara keseluruhan.

Untitled

MENGAPA PERLU MEMBUAT REKAMAN DATA KONSELI?

Assalamualaikum wr.wb
Kenapa sih kita sebagai calon guru BK harus membuat rekaman data konseli? Seberapa pentingnya bagi guru BK memiliki rekaman data konseli? Kuliah saya hari ini membahas tentang bagaimana membuat rekaman data konseli di microsoft excel dan mengetahui seberapa pentingnya rekaman data tersebut untuk konselor. Namun dalam perkuliahan ini, data yang kita pakai adalah data diri sendiri, anggap saja kita jadi konselinya. Data yang kita miliki belum menyeluruh, artinya data yang harus kita isi hanya tentang hal yang umum seperti nama, tempat tanggal lahir, agama, alamat, nomor hp, hobi, dan lain-lain. Konselor perlu membuat rekaman data tersebut agar ketika konseli datang untuk sekedar bimbingan ataupun konseling, konselor sudah mengerti latar belakang konseli, minimal mengetahui konseli melalui rekaman data tersebut. Di bawah ini akan saya jelaskan masing-masing makna dari data konseli berdasarkan yang saya tangkap dari perkuliahan tadi pagi.
– Nama, jelas sekali penting agar konselor mengenali antara konseli yang satu dengan konseli yang lain
– TTL, perlu dipahami bahwa tempat lahir berkaitan dengan budaya yang dianut oleh konseli agar konselor tidak salah dalam menanggapi konseli dan dapat memahami budaya konseli, umur juga berpengaruh terhadap kematangan kepribadian konseli, sehingga konselor lebih mudah dalam berinteraksi dengan konseli.
– Jenis kelamin, sangat penting diketahui oleh konselor karena antara perempuan dengan laki-laki pasti terdapat perbedaan dan tidak dapat diperlakukan dengan hal yang sama.
– Agama, mengetahui agama yang dianut konseli itu penting karena ini terkait dengan cara pandang konseli, konselor sebaiknya menggunakan kacamata agama konseli meskipun konselor dan konseli belum tentu memiliki agama yang sama
– Alamat asal, seperti yang telah dipaparkan diatas terkait dengan budaya konseli, jika sewaktu-waktu konselor memiliki kepentingan kepada orang tua konseli misalnya, konselor dapat mendatangi rumah konseli. Alamat tinggal sekarang pun juga penting untuk diisi dalam data
– Nomor hp dan sosial media, penting karena konselor tidak perlu memanggil konseli melalui guru kelas tetapi dapat melalui sms atau telpon, dan di social media konselor dapat mengetahui apa yang sedang dirasakan oleh konseli
– Mengetahui konseli anak ke berapa dan jumlah saudara menjadi penting karena setiap individu pasti berbeda, dan bisa saja kepribadian konseli dapat ditebak denagn mengetahui urutan keberapa konseli dalam keluarga
– Data kedua orang tua sangat lah penting karena konselor dapat mengetahui latar belakang konseli, berasal dari keluarga seperti apakah dia, bagaimana kondisi ekonomi keluarga pun dapat diprediksi

Nah itu lah sedikit penjabaran dari makna data yang harus diisi oleh konseli, sebenarnya tidak hanya itu tetapi karena kita disini baru belajar maka kita mulai dengan hal yang sederhana terlebih dahulu. Data tersebut dibuat rekaman data di Microsoft excel dengan ketentuan tertentu agar konselor lebih mudah mencari data konseli dengan hanya mengganti nomor pada kolom yang disediakan lalu data konseli yang diinginkan akan muncul secara otomatis, konselor tidak perlu susah-susah mencari satu persatu data dari masing-masing konseli.

kuliah ke 2

Kuliah kedua untuk mata kuliah Teknologi Informasi dalam BK, diisi dengan pembuatan Blog untuk semua mahasiswa BK kelas A serta diberi tugas untuk manajemen file.
Blog merupakan singkatan dari web log[1] adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

dengan blog kita dapat menuangkan tulisan kita, dapat berbagi ilmu sekaligus belajar menulis.

tugas TI bk

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI
DALAM MENUNJANG PERKULIAHAN
S-1 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONELING

DISUSUN OLEH:
1. ARIF BUDI PRASETYA (14104241022)
2. DIAN MARIANA ULFA (14104241023)
3. LAELI NURROHMAH (14104241024)
4. INA ISMI FATMAWATI (14104241025)
5. ERLIANA PRASTIKA (14104241030)
6. PRAMITA PRABASARI (14104241037)
7. AFIFAH ROCHMAH HABSARI (14104244002)
8. INTA ABID FAILASUF SYATOTO (14104244003)
9. SURGA NADIYYA ASSILUMA N (14104244004)
10. DEBI ISTIANTORO (14104244005)

PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Pemanfaatan Teknologi dan Informasi untuk Menunjang Perkuliahan BK
Teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan. Terjadi pergeseran model pembelajaran dari cara konvensional kearah yang lebih modern sebagai akibat dari globalisasi dalam bidang pendidikan. Dunia pendidikan juga sangat diuntungkan oleh kemajuan teknologi informasi yang berkembang dengan cepat karena banyak manfaat yang diperoleh untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Pendidikan konvensional cenderung menggunakan tatap muka sebagai model pembelajaran yang paling utama karena dianggap lebih efektif untuk menunjang proses pembelajaran.
Akan tetapi tidak dipungkiri seiring dengan perkembangan zaman, terjadi pergeseran metode pembelajaran guna mengikuti kemajuan di era globalisasi. Metode pendidikan konvensional yang menerapkan cara-cara tradisional seperti tatap muka, penggunaan alat-alat peraga, penyampaian materi yang dilakukan melalui lisan, dan cara tradisional lainnya perlahan-lahan mulai ditinggalkan seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin maju. Saat ini, mulai dikembangkan model-model pembelajaran modern. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi saat ini proses pembelajaran berjalan lebih cepat dan mudah seperti misalnya dipergunakannya media online sebagai sarana untuk proses pendidikan. Media online yang digunakan untuk mempermudah proses pembelajaran antara lain e-learning, email, google, dan berbagai website lainnya. Proses pendidikan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa harus saling bertatap muka, sehingga tenaga, waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk melakukan proses pendidikan menjadi sangat efisien. Ilmu dan pengetahuan pun dapat dipahami dengan mudah karena cara mentransfernya pun maksimal.
Mulai tahun 2014 Kurikulum yang digunakan dalam menunjang perkuliahan mahasiswa Bimbingan dan Konseling menggunakan kurikulum 2013, tentunya terdapat perbedaan dengan kurikulum 2006. Salah satu perbedaannya yaitu berkaitan dengan teknologi informasi yang harus dikuasai oleh mahasiswa untuk menunjang karir di masa depan. Dalam kurikulum 2013 ini, mahasiswa bimbingan dan konseling dituntut lebih menguasai teknologi informasi untuk menunjang perkuliahan mereka. Misalnya dalam mata kuliah psikologi sosial, mahasiswa diberi tugas untuk membuat poster, jadi mereka harus bisa mengoperasikan program aplikasi corel draw. Tidak hanya aplikasi dasar (Ms. Word, Excel dan Power Point) saja yang harus dikuasai, namun harus bisa aplikasi lainnya.
Adapun beberapa teknologi yang seyogyanya dikuasai oleh mahasiswa bimbingan konseling untuk menunjang karirnya :
1. Penguasaan media komputer / laptop serta aplikasi yang relevan, seperti mengetik, membuat desain layanan BK inovatif, analisis data dan sejenisnya yang relevan dengan kebutuhan layanan BK.
2. Penguasaan pengguna media LCD / proyektor serta perangkatnya untuk penyajian presentasi berbasis teknologi.
3. Penguasaan penggunaan printer untuk mencetak berbagai jenis dokumen yang sudah di buat dalam komputer / laptop.
4. Penguasaan penggunaan media telepon / handphone sebagai sarana media telekomunikasi.
5. Penguasaan media internet serta aplikasinya dalam upaya untuk dapat mengakses data, mengirim data dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana melakukan layanan BK berbasis (cyber counseling).
6. Penguasaan media pendukung koneksi internet, seperti Modem, LAN, Hotspot dan sejenisnya sehingga guru BK bisa memanfaatkan fasilitas internet sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu tujuan mata kuliah teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling yaitu membantu mempermudah pekerjaan calon Guru bimbingan dan konseling. Salah satunya yaitu dapat membantu calon guru bimbingan dan konseling untuk mempermudah mengolah data. Contoh kongkrit implementasinya yaitu aplikasi untuk menyimpan data siswa di sekolah. Apabila data siswa di sekolah di simpan dalam suatu data base ,maka akan sangat membantu guru BK di sekolah untuk mencari data siswa yang ingin di cari.
Selain itu mata kuliah ini juga dapat di implementasikan dalam proses konseling. Seperti contohnya layananan e-counseling. Maka dengan berkembangnya teknologi informasi disini konselor lebih memudahkan konseling untuk mengatasi permasalahan atau keluhan yang ada. Dimana kita membuat sebuah aplikasi chatting untuk kegiatan konseling. Dalam aplikasi tersebut terdapat fasilitas percakapan, telepon dan video call. Kenapa di Smartphone, karena umumnya konseling online hanya bisa dilakuka lewat laptop, dengan inovasi Smartphone bisa dilakukan dengan Handphone yang memiliki kamera depan dan koneksi internet. Dan sebenarnya masih banyak lagi pengimplementasian mata kuliah ini dalam menunjang kegiatan guru Bimbingan dan Konseling di sekolah.
Jadi , mata kuliah Teknologi Informasi dalam bimbingan dan konseling sangatlah membantu untuk membekali calon guru bimbingan dan konseling di sekolah mengenai perkembangan teknologi dan informasi yang ada. Mahasiswa Bimbingan dan Konseling nanti nya di tuntut untuk melek teknologi agar kelak apabila sudah menjadi guru BK di sekolah mereka dapat mengoperasikan bahkan membuat aplikasi yang dapat mempermudah pekerjaan mereka. Oleh karena itu mata kuliah ini sangatlah penting bagi kita

Pembagian tugas:
1. Arif Budi dan Dian Mariana: Definisi TI
2. Laeli Nurrohmah dan Ina Ismi: Kurikulum S-1 prodi BK dalam menguasai TI
3. Erliana Prastika dan Pramita Prabasari: Manfaat TI dalam pembelajaran
4. Afifah Rohmah dan Inta Abid Failasuf: Implementasi TI, aplikasi konkret dalam TI
5. Surga Nadiyya dan Debi Istiantoro: Mencari kurikulum TI dalam BK, aplikasi konkret, kesimpulan, dan finishing.

kuliah ke 1

Hallo sahabat UNY, sedikit cerita nih disemester 3 yang dimulai pada 7 september 2015, semester baru pastinya semangat baru juga kan yaa…. dihari pertama kuliah ini saya mempelajari tentang Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling, mata kuliah ini sangat bermanfaat sekali dan sangat dibutuhkan untuk menunjang karir, tentunya yang saya pelajari disini ada kaitannya dengan bimbingan dan konseling, salah satu yang saya pelajari dan kebetulan menjadi tugas untuk kelompok saya adalah tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang perkuliahan BK di S1.

nah penjelasannya ada post selanjutnya 🙂

Recent Entries »